Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label IBD

Bab 11 Manusia dan Harapan

A. Pengertian harapan        Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha yang mempunyai harapan. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa, karena usaha dan doa adalah saran terkabulnya harapan.          Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan. B. Apa sebab manusia mempunyai harapan          Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk social. Setiap lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni ditengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainny...

Bab 10 Manusia dan Kegelisahan

A. Pengertian kegelisahan           Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.          Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan. Masalah kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi. Seseorang dapat dikatakan mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tercapai. Sigmund Freud ahli psikoanalisa berpendapat bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia yaitu : - Kecemasan obyektif Kecemasan tentang kenyataan adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar. Bahaya adalah sikap keadaan dalam lingkungan seseorang yang mengancam untuk mencelakakannya...

Bab 9 Manusia dan Tanggung Jawab

A. Tanggung Jawab          Tanggung jawab menurut kamus Bahasa Indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, mananggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak disengaja.          Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya Seseorang mau bertanggung jawab karena ada kesadaran atau keinsyafan atau pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya dan atas kepentingan pihak lain. Timbulnya tanggung jawab itu karena manusia itu hidup bermasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam. Manusia tidak boleh berbuat semaunya terhadap manusia lain dan terhadap lingkungannya. Manusia menciptakan keseimbangan, keserasian, keselarasan antara sesame manusia dan lingkungan. Tanggung jawab...

Bab 8 Manusia dan Pandangan Hidup

A. Pengertian pandangan hidup          Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena itu ia menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup. Pandangan hiidup artinya pendapat atau pertimbangan apa yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya, akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam : - Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya. - Pandangan hidup yang berupa ideology yang dsesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut. - Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relative kebenarannya. Apabila pandangan hidup itu diteri...

Bab 7 Manusia dan Keadilan

A. Pengertian Keadilan          Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara ke dua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem yang menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan. Maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama, kalau tidak sama, maka masing-masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelanggaran terhadap proporsi tersebut berarti ketidak adilan.          Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri, dan perasaannya dikendalikan oleh akal. Pendapat Socrates yang memproyeksikan keadilan pada pemerintahan. Menurut Socrates, keadilan tercipta bilamana warga negara sudah merasakan bahwa pihak pemerintah sudah melaksanakan tugasnya deng...

Bab 6 Manusia dan Penderitaan

A. Penderitaan           Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahir batin. Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat – tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa penderitaan oleh seseorag belum tentu merupakan penderitaan bbagi orang lain.           Dapat pula suatu penderitaan merupkan energi untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal mencapai kenikmatan dan kebahagian. Penderitaan akan dialami oleh semua orang, hal itu sudah merupakan “risiko” hidup. Tuhan memberikan kesenangan atau kebahagian kepada umatnya, tetapi juga memberikan penderitaan atau kesedihan yang kadang-kadan...

Bab 5 Manusia dan Keindahan

  A. Manusia dan Keindahan             Keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, cantik dan sebagainya. Keindahan bagi manusia sangat luas, seluas keanekaragaman manusia dan sesuai pula dengan perkembangan peradaban teknologi, social dan budaya. Karena itu keindahan adalah bagian hidup manusia yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Keindahan itu suatu konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas, baru jelas jika telah dihubungkan dengan sesuatu yang berwujud. Dengan bentuk itu keindahan dapat berkomunikasi. Keindahan hanya sebuah konsep yang baru berkomunikasi setelah mempunyai bentuk, misalnya lukisan , pemandangan dan lain-lain.           Menurut The Liang Gie dalam bukunya “Garis Besar Estetika” keindahan berasal dari kata dalam bahasa Inggris yaitu “Beautiful” dalam bahasa Perancis “Beau” Italia dan Spanyol “Bello” berasal dari kata latin “Bellum”. Akar katanya adalah “Bonum” y...

BAB IV Manusia dan Cinta Kasih

A. Pengertian Cinta Kasih      Menurut kamus Bahasa Indonesia karya W.J.S Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka, atau sayang , ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kasih adalah perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan.          Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih lebih keluarnya. Cinta memegang peranan penting, sebab cinta merupakan :   - Landasan dalam kehidupan perkawinan - Pembentukan keluarga - Pemeliharaan anak hubungan yang erat dalam masyarakat - Hubungan manusiawi yang akrab.      Pengertian tentang cinta dikemukakan oleh Dr.Sarlito W. Sarwono menurutnya cinta memiliki tiga unsur yaitu :  - Keterikatan ( adanya perasaan untuk hanya bersama dia ) - Keintiman ( Kebiasaan dan tingkah laku ) - Kemesraan ( ...

BAB III Konsepsi Ilmu Budaya Dalam Kesusastraan

BAB III Konsepsi Ilmu Budaya Dalam Kesusastraan A. Pendekatan Kesusastraan      IBD, yang semula dinamakan Basic Humanities, berasal dari bahasa inggris the humanities. Istilah ini berasal dari bahasa latin Humanus, yang berarti manusiawi, berbudaya dan halus. Jadi the humanities berkaitan dengan masalah nilai, yaitu nilai kita sebagai homo humanus. Pada umumnya the humanities mencakup filsafat, teologi ,seni dan cabang – cabangnya termasuk sastra, sejarah, cerita rakyat dan sebagainya.        Pada pokoknya semua mempelajari masalah manusia dan budaya. Karena itu ada yang menterjemahkan the humanities menjadi ilmu- ilmu kemanusian, ada juga menjadi pengetahuan budaya. Hampir setiap jaman, seni termasuk sastra yang memegang peranan penting dalam the humanities. Karena seni merupakan ekspresi nilai – nilai kemanusian dan bukannya formulasi nilai-nilai kemanusian seperti yang terdapat dalam filsafat atau agama. Seni memegang peranan yang pen...

BAB II Manusia dan Kebudayaan

BAB II Manusia dan Kebudayaan A. Pengertian Manusia dan Kebudayaan                            Kehidupan manusia sangatlah komplek, begitu pula hubungan yang terjadi pada manusia sangatlah luas. Hubungan tersebut dapat terjadi antara manusia dengan manusia, manusia dengan alam, manusia dengan makhluk hidup yang ada di alam, dan manusia dengan Sang Pencipta. Setiap hubungan tersebut harus berjalan seimbang. Manusia dan kebudayaan merupakan dua hal yang sangat terkait satu sama lain. - Manusia                            Manusia di alam dunia memegang peranan yang unik dipandang dari banyak segi. Dalam Ilmu Eksakta, manusia dipandang sebagai kumpulan dari partikel – partikel atom yang membentuk jaringan jaringan sistem yang dimiliki oleh manusia (Ilmu Kimia).                    ...

BAB I Ilmu Budaya Dasar

BAB 1 Ilmu Budaya Dasar 1. Pengertian Ilmu Budaya Dasar         Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan pertama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa inggris the humanities, yang berasal dari bahasa latin humnus yang artinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the humanities diharapkan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, berbudaya dan halus.          Dengan demikan bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai –nilai manusia sebagai home humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkam tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri. Ilmu budaya dasar berbeda dengan pengetahuan budaya. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai makhluk berbudaya (homo humanus).          Sedangkan ilmu budaya dasar buk...